cerita inspirasi: DIA

Nama: Mulia Wita

NRP: F34100096

LASKAR 4 PANJI 1

Dia bernama Wahyu Riansyah, temanku saat ku duduk di bangku SMA. Aku mengangkat cerita tentangnya karena dia benar-benar berhasil menginspirasi diriku untuk terus berusaha dan pantang menyerah.

Dia selalu menjadi juara umum semasa di SMA. Dia teman yang sangat aku kagumi, sekaligus guru dalam menuntut ilmu. Dia amat sederhana berbeda dengan kebanyakan teman laki-laki ku yang lain. Dia juga pandai dan sangat rajin beribadah. Banyak sekali yang aku dapat dari berteman dengannya, tidak, dia tidak memberiku uang, dia memberiku ketenangan, kenyamanan saat bersama dengannya. Eits, jangan salah. Aku hanya menganggapnya sebagai seorang teman dan guru bagiku. Kata-kata darinya yang tak kan pernah aku lupakan adalah “Mul, dapat dunia dengan ilmu, dapat akhirat juga dengan ilmu”. Sangat besar pengaruh kata-kata itu bagiku, bila mengingat pesannya itu aku jadi semangat untuk terus menuntut ilmu dan menaklukan dunia.

Teman-temanku tahu, bila hatiku sedang sedih aku langsung curhat dengan dia, dan dia langsung bisa membuat hatiku tenang kembali mendengar kata-kata mutiara yang dilontarkannya. Wahyu, wahyu… hhmm,, dia adalah orang yang paling pintar menunda. Maksudku menunda yang baik, yaitu menunda kesenangan. Mungkin menurutnya, sesuatu yang paling enak ya paling tepat untuk dicicipi paling akhir. Ini juga pelajaran yang dapat aku ambil dari dirinya. Kesenangan yang ditunda bukanlah kesenangan yang diingkari (Michael LeBouf).

Pesan lain yang diberikannya kepadaku adalah “Jika ingin sukses, syaratnya mudah, berusaha dan tawakal saja kepada Allah SWT.”

Tidak tahu kapan aku dapat berjumpa lagi dengannya, aku dan dia sudah menempuh jalan yang berbeda. Sekarang yang ku tahu dia menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia jurusan Teknik Kimia dan ditawarkan menjadi guru les di sebuah bimbingan belajar terkemuka di Jakarta. Dia seperti padi saja, semakin berisi semakin merunduk. Aku hanya ingin membuktikan kepadanya jika aku dapat bertemu dengannya lagi nanti, aku sudah menjadi orang yang sukses. Terima kasih Wahyu atas pelajaran-pelajaran yang telah kau berikan pada diriku.



cerita inspirasi: AKU

Nama: Mulia Wita

NRP: F34100096

LASKAR 4 PANJI 1

Dari kecil aku sudah diajarkan arti kehidupan dan cara menikmatinya agar menjadi orang yang bahagia. Jika mengingat hal itu, ingin rasanya aku kembali menjadi anak kecil lagi yang masih belum tahu dan belum masuk ke dalam medan pertempuran hidup yang sangat keras. Tapi sekarang, aku telah berada di depan pintu pilihan kehidupan, aku telah menjadi seorang mahasiswa, di mana medan kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kesuksesan dan kebahagiaan hidupku tergantung diriku sendiri, bukan orang lain.

Aku menyadari diriku adalah perencana yang ulung. Ku tegaskan sekali lagi, diriku yang bernama Mulia Wita ini adalah seorang pembuat rencana yang ulung. Setiap rencanaku bagus-bagus dan selalu ku tulis. Tapi itu hanya menjadi sebuah rencana saja, sifat terburuk diriku adalah suka menunda pekerjaan dan tidak menjalankan rencana yang telah ku susun sebaik-baiknya. Akhirnya, apa yang dapat ku peroleh? Aku tidak mendapatkan apa-apa. Ku lihat orang lain, teman-temanku telah banyak menghasilkan karya, mereka sukses, tapi aku hanya bisa melihat saja. Ingin aku berubah, bagaimana aku bisa sukses dan bahagia bila sikapku begini terus? Tapi sekali lagi itu hanya menjadi sebuah rencana saja. Aku terlalu terlena dengan hidupku sekarang sehingga aku kurang mau berusaha apa yang aku rencanakan dan yang aku inginkan. Lalu, setelah ku pikir kembali, masalah yang sebenarnya adalah karena aku kebanyakan menuliskan rencana-rencana yang besar dan biasanya untuk jangka panjang sehingga aku malas untuk mengerjakannya dan lebih sering menunda-nunda. Untuk itu, aku mencoba menulis rencana-rencana kecil dahulu, dan hasilnya adalah aku menikmati dan selalu mengerjakan apa yang aku rencanakan. Dimulai dari ini aku bisa mengikuti jejak orang-orang sukses yang tidak menunda pekerjaan yang mereka rencanakan.

Rencana-rencana kita adalah permata yang harus dipoles dengan kerja keras (Bern Williams).

Kita tak bisa menjadi seperti yang kita inginkan dengan tetap menjadi seperti kita yang sekarang (MAX DePREE).

Jangan pernah menunda apa yang bisa dikerjakan hari ini untuk dikerjakan esok sebab jika Anda menyukainya hari ini Anda bisa melakukannya lagi esok hari (Anonim).

Saya ingin mengerjakan tugas-tugas mulia dan hebat, tapi kewajiban utama saya adalah mengerjakan tugas-tugas kecil seperti mengerjakan tugas mulia dan hebat (Hellen Keller).

Ada dua jenis kegagalan. Yang pertama adalah orang yang berpikir tapi tak pernah berbuat. Yang kedua adalah orang yang berbuat tapi tak pernah berpikir (William Feather).

Mengapa tidak belajar mengerjakan rencana-rencana kecil. Karena begitu banyak rencana kecil yang berpengaruh besar (Mulia Wita).



SS501



Jishokan

Hajimemashite…

moshi”

haloo… namaku mulia wita

mayor teknologi industri pertanian

fakultas teknologi pertanian

asrama putri tpb ipb A2/lorong2/156

asal  sman 26 jakarta